Apa itu SMILE?
SMILE (Small Incision Lenticule Extraction) adalah generasi koreksi penglihatan laser tercanggih — prosedur minimal invasif tanpa sayatan yang dilakukan sepenuhnya pada platform laser femtosecond Zeiss VisuMax. Alih-alih membuat sayatan, laser tersebut menciptakan cakram tipis berbentuk lensa kontak (lentikula) di dalam kornea, yang kemudian dikeluarkan melalui sayatan kecil berukuran 2 mm.
Pendekatan revolusioner ini menjaga biomekanik kornea lebih baik daripada LASIK dan LASEK, menghasilkan gejala mata kering yang lebih sedikit, dan menawarkan pemulihan tercepat dari semua prosedur koreksi penglihatan laser. SMILE sangat cocok untuk pasien dengan gaya hidup aktif yang menginginkan pilihan yang paling tidak invasif.
- Tanpa sayatan — tanpa sayatan, tanpa komplikasi sayatan.
- Sayatan mikro 2 mm — menjaga saraf kornea dan biomekanik.
- Pemulihan 1 hari — ketidaknyamanan minimal, penglihatan pulih dengan cepat.
- Platform Zeiss VisuMax — standar emas dalam bedah refraktif

Apa saja yang termasuk dalam Paket SMILE?
Mengapa Memilih SMILE di Korea di K-Medi?
Korea adalah pemimpin global dalam prosedur SMILE — ahli bedah Korea telah melakukan operasi SMILE dengan volume tertinggi di dunia, memberi mereka keunggulan pengalaman yang sulit ditandingi oleh negara lain. Klinik mitra kami menggunakan platform Zeiss VisuMax 800 terbaru — laser femtosecond generasi terbaru yang menciptakan lentikula lebih cepat dan dengan presisi yang lebih tinggi. Bagi pasien yang mencari koreksi penglihatan paling minimal invasif dan paling stabil secara biomekanis yang tersedia saat ini, SMILE adalah pilihan yang tepat.
- Tanpa flap — menjaga kekuatan kornea dan persarafan.
- Gejala mata kering lebih sedikit dibandingkan LASIK.
- Keahlian bedah Korea kelas dunia dengan harga yang sangat terjangkau.

Bagaimana cara kerja SMILE?
Laser femtosecond Zeiss VisuMax menciptakan cakram jaringan kornea tipis dan berbentuk presisi (lentikula) di dalam kornea yang utuh — bersama dengan bukaan permukaan kecil berukuran 2 mm. Seluruh proses ini memakan waktu kurang dari 30 detik dan tidak memerlukan pembuatan flap. Kemudian, dokter bedah mengekstrak lentikula melalui sayatan 2 mm menggunakan mikroforsip — secara efektif menghilangkan kelainan refraksi tanpa mengganggu permukaan kornea atau membuat flap.
Karena hanya dibuat sayatan 2 mm (dibandingkan dengan sayatan melingkar sekitar 20 mm pada LASIK), saraf kornea sebagian besar tetap terjaga — mengurangi mata kering pasca operasi dan mempertahankan stabilitas biomekanik kornea yang lebih baik. Sebagian besar pasien melaporkan penglihatan yang jernih dalam beberapa jam dan dapat kembali beraktivitas normal pada hari berikutnya.
Prosedur ini ditujukan untuk siapa?
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Masih ada pertanyaan? Koordinator kami dengan senang hati akan membantu Anda.
Konsultasi Gratis Hubungi Kami via WhatsAppGaleri Perawatan